Pemprograman Berorientasi Obyek
Konsep utama pemrograman berorientasi objek yaitu melakukan
permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak.Pemrograman
berorientasi objek merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang
kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan konsep ini membawa perubahan yang
mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur. Perubahan dramatis dalam konsep
dasar disebut paradigma, banyak orang yang menyebut “paradigma OOP” karena memang
OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda dengan bahasa pemrograman generasi
sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur). Dengan OOP, kita dapat
mengimplementasikan objek data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut),
melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut.
Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain
itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan
nyata.
2.
Konsep Dasar
Pemprograman Berorientasi Objek
Dasar pemrograman objek pada java,
antara lain ;
·
Class
·
Object
·
Attribute
·
Method
· Constructor
- Class:
- Konsep dan deskripsi dari sesuatu
- Blueprint/cetakan
- Blueprint/cetakan
Class
ü
Class adalah
pemodelan dari objek yang menjelaskan data ( sifat karakteristik data ) dan
fungsi yang dimiliki suatu objek. Class merupakan wadah yang digunakan
untuk menciptakan suatu objek. Contoh
kue,segitiga dll,
2.
Object:
- Instance dari class, bentuk
(contoh) nyata dari class
- Hasil cetakan dari class
- Hasil cetakan dari class
ü Object
Object adalah
sebuah eniti yang memiliki keadaan, behavior, dan identitas yang
tugasnya dirumuskan dalam suatu lingkup masalah dengan baik. Objek juga dapat
disebut instans (instance)
Ada 2 tahap untuk membuat
objek baru dari tipe kelas yang didefinisikan :
·
Mendeklarasikan
variabel yang digunakan sebagai referensi ke objek dari kelas yang
bersangkutan.
·
Menginstansiasi
kelas dengan menggunakan kata kunci new dan memasukan instans nya ke
dalam referensi yang baru dideklarasikan.
ü Attribute
Attribute adalah
elemen data dari suatu objek. Attribute menyimpan informasi tentenag objek.
Attribute dapat diartikan sebagai data, variabel, properti, atau sebuah field
data.
ü Method
Method adalah
subprogram yang dihubungkan pada definisi class tertentu.Method dalam
sebuah program terstruktur adalah prosedure atau fungsi yang
dimiliki suatu program. Sebuah method menjelaskan behavior dari sebuah
objek. Dalam java, terdapat 2 Method, yaitu method void dan
method nonvoid.
1.
Method void
Yaitu method yang tidak
mengembalikan nilai. Untu tipe data kembalian, harus diisi dengan kata kunci void.
Cara kerja method void sama dengan seperti prosedure.
2. Method
nonvoid
Yaitu method
yang mengembalikan nilai. Untuk mengembalikan suatu nilai tertentu maka di
dalam method harus terdapat statement return yang diikuti dengan
nilai yang akan dikembalikan.
Pendeklarasian
method
- Deklarasi method disebut judul Method (Header Method)
- Badan Method berada di dalam pasangan kurung kurawal
Implementasi
Method
String str1 = “Hello”;
char x = str2.charAt(0); //will return the character H
//simpan pada variabel x
String str2 = “hello”;
//return boolean
boolean result = str1.equalsIgnoreCase( str1 );
char x = str2.charAt(0); //will return the character H
//simpan pada variabel x
String str2 = “hello”;
//return boolean
boolean result = str1.equalsIgnoreCase( str1 );
ü Constructor
Constructor adalah method khusus yang digunakan
dalam kelas untuk membuat atau menganalisa sebuah objek baru. Constructor
berfungsi untuk menginisialisasi nilai terhadap data yang terdapat pada kelas
yang berhubungan.
Ketentuan Constructor untuk
melakukan inisialisasi
·
Constrictor harus bernama sama dengan kelas
·
Constructor tidak memverifikasikan tipe data
yang dikirim
·
Kelas dapat
berisi banyak constructor overloading yang memungkinkan objek diinisialisasi.
3.
Karakteristik Pemprograman
Berorientasi Objek
ü Encapsulation
Encapsulation adalah pembungkus, pembungkus disini
dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan
atau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat penting
dilakukan untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu,
sekaligus menjaga program tersebut.
ü Inheritance
Inheritance atau pewarisan pada pemrograman
berorientasi objek merupakan suatu hubungan dua buah kelas atau lebih. Dalam
hal ini ada kelas yang memiliki atribut dan metode yang sama dengan kelas
lainnya beserta atribut dan metode tambahan yang merupakan sifat khusus kelas yang
menjadi turunannya
ü Polymorphisme
suatu aksi yang memungkinkan pemrogram menyampaikan pesan
tertentu keluar dari hirarki obyeknya, dimana obyek yang berbeda memberikan
tanggapan/respon terhadap pesan yang sama sesuai dengan sifat masing-masing
obyek.
Atau Polymorphic dapat berarti banyak bentuk, maksudnya
yaitu kita dapat menimpa (override), suatu method, yang berasal dari parent
class (super class) dimana object tersebut diturunkan, sehingga memiliki
kelakuan yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar