Sabtu, 08 Desember 2012

PBO



           Pemprograman Berorientasi Obyek
Konsep utama pemrograman berorientasi objek yaitu melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak.Pemrograman berorientasi objek merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan konsep ini membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur. Perubahan dramatis dalam konsep dasar disebut paradigma, banyak orang yang menyebut “paradigma OOP” karena memang OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur). Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objek data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut. Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan nyata.
2.        Konsep Dasar Pemprograman Berorientasi Objek
Dasar pemrograman objek pada java, antara lain ;
·           Class
·           Object
·           Attribute
·           Method
·           Constructor  
  1. Class:
- Konsep dan deskripsi dari sesuatu
- Blueprint/cetakan

Class
ü
Class adalah pemodelan dari objek yang menjelaskan data ( sifat karakteristik data ) dan fungsi yang dimiliki suatu objek. Class merupakan wadah yang digunakan untuk menciptakan suatu objek. Contoh kue,segitiga dll,
2.      Object:
- Instance dari class, bentuk (contoh) nyata dari class
- Hasil cetakan dari class

ü  Object
Object  adalah sebuah eniti yang memiliki keadaan, behavior, dan identitas yang tugasnya dirumuskan dalam suatu lingkup masalah dengan baik. Objek juga dapat disebut instans (instance)
Ada 2 tahap untuk membuat objek baru dari tipe kelas yang didefinisikan :
·           Mendeklarasikan variabel yang digunakan sebagai referensi ke objek dari kelas yang bersangkutan.
·           Menginstansiasi kelas dengan menggunakan kata kunci new dan memasukan instans nya ke dalam referensi yang baru dideklarasikan.
ü  Attribute
Attribute adalah elemen data dari suatu objek. Attribute menyimpan informasi tentenag objek. Attribute dapat diartikan sebagai data, variabel, properti, atau sebuah field data.
ü  Method
Method  adalah subprogram yang dihubungkan pada definisi class tertentu.Method dalam sebuah program terstruktur adalah prosedure atau  fungsi yang dimiliki suatu program. Sebuah method menjelaskan behavior dari sebuah objek. Dalam java, terdapat 2 Method, yaitu method void  dan method nonvoid.
1.    Method void
Yaitu method yang tidak mengembalikan nilai. Untu tipe data kembalian, harus diisi dengan kata kunci void. Cara kerja method void sama dengan seperti prosedure.
2.     Method nonvoid
Yaitu method yang mengembalikan nilai. Untuk mengembalikan suatu nilai tertentu maka di dalam method harus terdapat statement return  yang diikuti dengan nilai yang akan dikembalikan.
Pendeklarasian method
  1. Deklarasi method  disebut judul Method (Header Method)
  2. Badan Method berada di dalam pasangan kurung kurawal
Implementasi Method
String str1 = “Hello”;
char x = str2.charAt(0); //will return the character H
//simpan pada variabel x
String str2 = “hello”;
//return boolean
boolean result = str1.equalsIgnoreCase( str1 );

ü  Constructor
Constructor adalah method khusus yang digunakan dalam kelas untuk membuat atau menganalisa sebuah objek baru. Constructor berfungsi untuk menginisialisasi nilai terhadap data yang terdapat pada kelas yang berhubungan.
Ketentuan Constructor untuk melakukan inisialisasi
·         Constrictor  harus bernama sama dengan kelas
·         Constructor  tidak memverifikasikan tipe data yang dikirim
·         Kelas dapat berisi banyak constructor overloading yang memungkinkan objek diinisialisasi.

3.        Karakteristik Pemprograman Berorientasi Objek
ü  Encapsulation
Encapsulation adalah pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan atau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat penting dilakukan untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu, sekaligus menjaga program tersebut.
ü  Inheritance
Inheritance atau pewarisan pada pemrograman berorientasi objek merupakan suatu hubungan dua buah kelas atau lebih. Dalam hal ini ada kelas yang memiliki atribut dan metode yang sama dengan kelas lainnya beserta atribut dan metode tambahan yang merupakan sifat khusus kelas yang menjadi turunannya
ü  Polymorphisme
suatu aksi yang memungkinkan pemrogram menyampaikan pesan tertentu keluar dari hirarki obyeknya, dimana obyek yang berbeda memberikan tanggapan/respon terhadap pesan yang sama sesuai dengan sifat masing-masing obyek.
Atau Polymorphic dapat berarti banyak bentuk, maksudnya yaitu kita dapat menimpa (override), suatu method, yang berasal dari parent class (super class) dimana object tersebut diturunkan, sehingga memiliki kelakuan yang berbeda.




Selasa, 27 November 2012

ARRAY



ARRAY

Array adalah kumpulan beberapa data yang mengunakan nama yang sama. Dengan menggunakan array sejumlah variable dapat menggunakan nama yang sama,antara variable satu dengan yang lain. array harus didikelarasikan seperti sebuah variabel pada saat mendikelarasikan array harus membuat sebuah daftar dari tipe data yang diikuti sepasang tanda kurung [ ] dan diikuti identifernya. Array dapat dibedakan menjadi berikut yaitu:
·         Array berdimensi satu
·         Array berdimensi dua
·         Array berdimensi tiga
Contoh : int [ ] Fauris ;

Untuk mengakses sebuah elemen dalam array dapat  menggunakan penomoran yang disebut sebagai index atau subscript. 
·         Index atau subscipt diberikan kepada tiap anggota array, agar program dapat mengakses anggota dari array.
·         Dimulai dari nol dan kemudian akan terus bertambah sampai list value dari array tersebut berakhir.
Untuk mengetahui jumlah elemen di dalam sebuah array,  dapat menggunakan length (panjang) pada array.

Pengrtian array multidimensi adalah sekumpulan array didalam array
Contoh :
            String [ ][ ] dogs =            {{ 1,2,3 }, 
                                                { 4,5,6},
                                                { 7,8,9}};

            System.out.print( dogs[2][1] );

Kode diatas akan menampilkan String “8” pada layar.

Kamis, 25 Oktober 2012

STRUKTUR KONTROL


STRUKTUR KONTROL
di dalam bahasa pemrograman adalah perintah dengan bentuk  tertentu yang dapat digunakan untuk mengatur  jalannya suatu program. Stuktur kontrol ada 2 yaitu perulangan dan percabangan.

1.        PERCABANGAN
·           Statement-IF
IF ini akan dijalankan jika dan hanya ekspresi booleannya bernilai benar (True)Konsep Codingnya :
if (Ekspresi- boolean) atau if (ekspresi boolean) {
Pernyataan ; Pernyataan 1 ;
Pernayataan 2; }
menggunakan kurung kurawal pada saat memiliki 2 pernyataan atau lebih.
·           Statement-IF-ELSE
Mengeksekusi pernyataan dengan ekspresi boolean (Bernilai True) dan Pernyataan yang lain dengan ekspresi boolean (Bernilai False).
Konsep Codingnya :
if (Ekspresi- boolean) atau if (ekspresi boolean) {
Pernyataan True; Pernyataan 1 ;
Pernayataan 2; }
else else
Pernyataan False; {Pernyataan False;}
·           Statement-IF-ELSE IF
Seleksi Pernyataan dengan lebih dari 2 Pernyataan Ekspresi Boolean.
Konsep codingnya :
if (Ekspresi- boolean 1) atau if (ekspresi boolean1) {
Pernyataan 1; Pernyataan 1 ;
Pernayataan 2; }
else if (Ekspresi- boolean 1) else if(Ekspresi- boolean 1) {
Pernyataan; Pernyataan ; }
else else
Pernyataan False; {Pernyataan False;}
·           Statement-SWITCH
Pernyataan SWITCH ini sama halnya dengan IF di atas namun perbedaannya terletak pada penempatan kurung kurawal ({}) tidak di cantumkan dan setiap pernyataan diakhiri dengan break ; dan pernyataan else nya di ganti dengan default; (optional).
Konsep Codingnya :
switch (ekspresi)
case 1 :
Pernyataan 1 ;
break ;
case 2 :
Pernyataan 2 ;
break ;
case n :
Pernyataan n ;
break ;
default :
pernyataan false ;
2.        PERULANGAN
·      Pengulangan-FOR
Perulangan selama benar
Konsep codingnya :
for (Deklarasi dan inisialisasi ;ekspresi Boolean ; decrement / increment) {
Pernyataan ;
Pernyataan;
}
·      Pengulangan-WHILE
Melakukan perulangan samapi kondisinya cocok dengan perintah
Konsep codingnya :
while (ekspresi Boolean) {
Pernyataan 1 ;
Pernyataan 2 ;
}
Contoh:
Bentuk pernyataan while,

while( ekspresi_boolean ){
statement1;
statement2;
. . .
}

Pernyataan di dalam while loop akan dieksekusi berulang-ulang selama kondisi
ekspresi_boolean bernilai benar (true).

Contoh, pada kode dibawah ini,

int i = 6;
while ( i > 1 ){
System.out.print(i);
i--;
}

Contoh diatas akan mencetak angka65432 pada layar.

·      Pengulangan-DO-WHILE
Memerlukan kondisi benar
Konsep codingnya :
do {
pernyataan ;
pernyataan ;
}
while (ekspresi Boolean);
Perbedaan While dan Do While adalah While bisa menghasilkan perulangan berulang kali sampai dia menemukan hasil yang cocok, sedangkan Do While hanya melakukan satu kali perulangan.
Fungsi Pernyataan percabangan sebagai tempat untuk menemukan suatau hasil dari pernyataan true dan false (Boolean).
Jenis- jenis Pernyataan percabangan sama dengan struktur control keputusan :
·  If
·  If else
·  If else if